Pertaruhan AC Milan dengan Hilangnya Higuain dan Bonucci

Pertaruhan AC Milan dengan Hilangnya Higuain dan Bonucci

Pukulan yang telak terjadi pada klub sepak bola AC Milan akibat keputusan Leonardo Bonucci  untuk kembali bergabung ke Juventus musim panas lalu setelah hanya bermain satu musim saja bersama AC Millan. Ini seperti menelan kekalahan dalam judi bola yang besar menurut rekan setimnya Suso. Diapun mengakui “Dia merasa mengambil langkah mundur begabung bersama kami disini dan oleh karena itu dia kembali ke klub lamanya Juventus.” Meskipun mendapatkan beberapa tawaran pemberian deposit dari beberapa klub, pemain sayap Spanyol itu bersikeras tetap senang bertahan karena masih adanya Gonzalo Higuain.

Namun kejadian yang t1idak terduga bahwa Higuain memutuskan sudah cukup bermain selama enam bulan di San Siro tanpa bisa melakukan banyak hal. Klub AC Milanpun pada saat itu berada dalam posisi yang menyedihkan akibat banyak menelan kekalahan. Meskipun Milan telah mengeluarkan banyak uang untuk melakukan judi bola dengan cara mendatangkan dua juara dalam 18 bulan terakhir, tetapi keduanya kehilangan kepercayaan pada projek Milan yang mereka puji sebelumnya.

Sebelumnya, Bonucci meninggalkan Juventus alasan utamanya adalah karena Massimiliano Allegri dan dia mengakui keputusannya pindah ke Milan diambil saat tidak fokus dan sedang marah. Higuain, pada saat itu tergoda karena adanya prospek reuni dengan Maurizio Sarri, orang yang menjadi inspirasinya karena berhasil memecahkan rekor total 36 gol tanpa voor dimasa jayanya bersama Napoli.

Dengan gagalnya proyek tersebut membuat Bonucci dan Higuain menjadi semakin tidak nyaman. Namun banyak agen judi online menilai, sebenarnya baik Bonucci maupun Higuain tidak akan menyerah begitu saja jika Milan yakin dapat merebut kembali posisi mereka di klasemen dan dapat  bersaing dengan klub elite lainnya. Pada bulan April 2018, Bonucci secara terbuka menyerukan kepada Milan untuk menambah deposit pemain top kelas dunia di akhir musim. Akan tetapi telah beredar adanya rumor jika pemilik Milan asal China yakni Rossoneri Sport Investment Lux tidak mempunyai kredit lagi yang dapat dipakai untuk membayar pinjaman mereka.

Akhirnya klub Milan jatuh ke tangan Elliott Management Corporation, dan dengan kepemilikan yang baru tersebut membuat pendukung Rossoneri takut klub akan secepatnya menjual pemain top mereka untuk memperoleh deposit dana lagi. Namun Elliot memilih untuk tidak melakukan hal yang di lakukan pendahulunya yakni mengelola Rossoneri dengan cara yang masuk akal dan hebat. Bonucci diperbolehkan untuk kembali ke Juventus namun dengan perjudian bola lainnya bahwa mereka ingin mendapatkan pemain tengah muda Mattia Caldara, sementara mereka juga ingin mengambil Higuain dengan pinjaman sebesar €18 juta dan dengan maksud ingin transfer permanen di akhir mudim 2018-19.

Namun dengan keputusan pindahnya Higuain ke Stamford Bridge merupakan handicap tersendiri bagi Milan karena kehilangan harapan untuk bisa bersaing mendapatkan posisi Liga Champion. Memang menurut catatan sportsbook situs judi online manapun, saat ini mereka hanya tertinggal satu poin saja dengan Lazio yang berada diperingkat empat klasemen Seri A, namun kemenangan mereka atas SPAL pada tanggal 29 Desember sebelum musim dingin merupakan yang pertama dari lima pertandingan untuk pasukan Gennaro Gattuso.

Higuain mencetak gol kemenangan di hari itu dan secara tegas mengatakan, “Saya datang ke Milan karena saya sangat yakin dengan projek disini dan saya ingin itu tetap berlanjut. Dia juga mengatakan bahwa saat ini kami mendapatkan Supercoppa dan merupakan gelar pertama yang ingin kami menangkan musim ini.” Sayangnya, Milan tidak menang karena dikalahkan oleh permainan dari Cristiano Ronaldo pada hari rabu sore dan bahkan Higuan tidak bermain. Higuain tidak bermain karena odds demam meskipun dia bermain pada babak kedua tetapi tidak dapat membalikkan over under bagi Milan.

Kemampuan Milan yang gagal mempertahankan kedua pemain tersebut sangat menyakitkan untuk para pecinta judi bola pendukung Milan. Selain itu, karena tidak adanya solusi cepat untuk mengatasi masalah keuangan peninggalan dari pemilik sebelumnya yang menghabiskan dana sebesar €233 juta untuk pemain baru di musim panas 2017, Rossoneri terpaksa menyerahkan kendali klub pada akhir tahun lalu setelah tidak mampu memenuhi pembayaran pinjaman kepada Elliott.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *